NARASIBARU.COM -Pemecatan Afriansyah Noor dari jabatan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Bulan Bintang (PBB) secara mendadak per 12 Juni 2024 memicu banyak pertanyaan. Apalagi pemberhentian ini tak hanya mendadak, tapi juga tanpa alasan yang gamblang.
Afriansyah Noor menilai, pergantian posisi Sekjen PBB dari dirinya kepada bekas Ketua DPW PBB Jawa Timur, Muhammad Masduki, tidak sesuai dengan aturan.
Pria yang karib disapa Ferry Noer itu akan mengambil langkah atas pencopotannya tersebut.
Sekretaris Jenderal DPP Bara JP, Relly Reagen, pun menyayangkan pemberhentian Afriansyah Noor sebagai Sekjen PBB. Padahal, menurut Reagen, Afriansyah Noor sudah bekerja cukup keras untuk pemenangan Prabowo-Gibran di Pilpres 2024.
Artikel Terkait
Rocky Gerung Kritik Sumbangan Rp17 Triliun ke BoP: Ironi dengan Bunuh Diri Siswa SD karena Tak Beli Buku
Prabowo Diminta Tuntut Erick Thohir Soal Dugaan Penyimpangan Aset BUMN
Analisis Motif Jokowi Bekerja Mati-Matian untuk PSI: Demi Gibran 2034 & Karier Kaesang?
Desakan Pencopotan Dahnil Anzar: Kronologi Polemik Kata Cangkem ke Buya Anwar Abbas