Lebih lanjut, ia menilai maksud Jokowi terlihat jelas, yaitu ingin mempertahankan dinasti dan oligarkinya, karenanya harus turun tangan secara langsung dalam Pilpres 2024.
"Nggak perlu ditanya maksudnya, jelas Jokowi ingin mempertahankan dinastinya, jelas Jokowi ingin mempertahankan oligarkinya karena itu dia musti turun main," bebernya.
Padahal mantan Wali Kota Solo itu bukan pemain politik di masa depan, karena jabatannya sebagai kepala negara akan segera berakhir, sehingga Rocky menyebutnya sebagai pemain gadungan.
"Kan dia bukan bukan pemain di dalam politik ke depan, dia udah selesai politiknya, tapi dia ikut main, jadi ini pemain gadungan," tandasnya dikutip WE NewsWorthy dari YouTube Rocky Gerung Official, Selasa (30/5).
Sumber: newsworthy
Artikel Terkait
Desakan Pencopotan Dahnil Anzar: Kronologi Polemik Kata Cangkem ke Buya Anwar Abbas
Desakan Copot Dahnil Anzar: Aktivis Muhammadiyah Protes Ucapan Kasar ke Anwar Abbas
PBNU Kecam Dahnil Anzar: Pernyataan ke Anwar Abbas Dinilai Tak Beradab, Ini Kata Katib Syuriyah
Viral! Anies Baswedan Santai Ajak Foto Bareng Intel di Karanganyar, Responsnya Disoroti