NARASIBARU.COM-Jelang Natal dan Thun Baru, harga barang kebutuhan pokok penting (Bapokting) di Kabupaten Garut terpantau masih stabil bahkan cenderung turun.
Berdasar laporan dari pedagang, gula putih, salah satu komoditas yang harganya mengalami kenaikan dan bahkan sulit didapatkan.
Gula putih yang biasanya perkilo berkisar di angka Rp14.000-Rp15.000, ketika dilakukan monitoring di Pasar Guntur Ciawitali harganya berada di angka Rp17.000-Rp18.000.
Baca Juga: Tinjau Kenaikan Harga Bahan Pokok di Pasar Mandalagiri, Khawatir Kenaikan Sayuran
Demikian juga kacang kedelai sebagai bahan pokok untuk pembuatan tempe, namun harga daging sapi dan ayam dinilai relatif aman.
"Kedelai di beberapa tempat tidak ditemukan, dan itu kita tanyakan langsung kepada para pedagang. Supply dari impor dari pusat juga mengalami kesulitan, karena tidak adanya stok barang tersebut," ungkap Ricky R Darajat, Sekdis Disperindag ESDM Kabupaten Garut.
Artikel Terkait
Mundur Massal Pimpinan OJK & Dirut BEI: Penyebab, Dampak ke Pasar Modal, dan Tantangan untuk Prabowo
Trading Halt IHSG 2026: Analisis Lengkap Peran MSCI dan Strategi Hedge Fund Global
Restrukturisasi Utang Kereta Cepat Whoosh (KCJB): Solusi, Pembahasan, dan Dampaknya
Dirut KCIC soal Utang Whoosh: Kita Serahkan ke Danantara