Baca Juga: MU Bidik 3 Pemain dalam Bursa Transfer Januari
"Percepatan lifting ini memiliki dampak positif dalam mencapai target produksi sebesar 1 Juta BOPD dan 12 BSCFD pada tahun 2030," ujar Wahyu.
Wahyu Wibowo memberikan apresiasi kepada para pekerja Seleraya Belinda dan perwakilan SKK Migas Sumbagsel karena telah berhasil meningkatkan lifting dalam waktu satu bulan.
Selain peningkatan produksi minyak dari lapangan Sungai Anggur Selatan-1, dalam waktu dekat, akan dilakukan monetisasi gas sebesar 2 Juta Standar Kaki Kubik Gas Per Hari (MMSCFD).
"Kami menargetkan gas yang dihasilkan dapat segera dimonetisasi untuk memenuhi kebutuhan gas di wilayah Sumsel pada April 2024," jelas Wahyu.
Baca Juga: Ini Profil Tugboat yang Tarik Tongkang Batubara dan Tabrak Tiang Jembatan Gentala Arasy
Field Manager Proyek Seleraya Belida, Wawan Isworo, menyatakan kegembiraannya atas kunjungan langsung dari manajemen SKK Migas.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: jambione.com
Artikel Terkait
Restrukturisasi Utang Kereta Cepat Whoosh (KCJB): Solusi, Pembahasan, dan Dampaknya
Dirut KCIC soal Utang Whoosh: Kita Serahkan ke Danantara
Impor Barang Bekas ke RI Meledak, dari 7 Ton jadi 3.600 Ton
Harga BBM Dex Series Naik Lagi per 1 November 2025