Kenaikan harga bawang merah ini disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain cuaca buruk yang telah terjadi di beberapa daerah penghasil bawang merah.
Hal itu seperti terjadi di Malang, Brebes, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, yang menyebabkan para petani gagal panen.
Sedangkan permintaan bawang merah di Indonesia terus meningkat, terutama untuk keperluan konsumsi industri dan rumah tangga.
Baca Juga: Harga Jagung di Jawa Timur Jelang Pergantian Tahun Tertinggi Tembus Rp 11 Ribu Per Kg
Sedangkan harga pupuk yang terus meningkat juga ikut mempengaruhi kenaikan harga bawang merah di pasaran.
Kenaikan harga bawang merah ini telah berdampak besar pada masyarakat, terutama para ibu rumah tangga.
Para ibu rumah tangga banyak yang mengeluh atas kenaikan harga bawang merah tersebut.
Baca Juga: Harga Pupuk Non Subsidi Berbagai Jenis Jelang Pergantian Tahun di Jawa Timur, Desember 2023
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: selingkarwilis.com
Artikel Terkait
Mundur Massal Pimpinan OJK & Dirut BEI: Penyebab, Dampak ke Pasar Modal, dan Tantangan untuk Prabowo
Trading Halt IHSG 2026: Analisis Lengkap Peran MSCI dan Strategi Hedge Fund Global
Restrukturisasi Utang Kereta Cepat Whoosh (KCJB): Solusi, Pembahasan, dan Dampaknya
Dirut KCIC soal Utang Whoosh: Kita Serahkan ke Danantara