Ia juga meyakini kepercayaan investor akan terus tumbuh sekalipun posisi menteri keuangan kelak tidak lagi diduduki Sri Mulyani.
"Seharusnya (tetap) positif kalau fiskal dikawal teknokrat," tegas David.
Menurutnya, di tengah kondisi eksternal dan geopolitik yang masih dengan penuh ketidakpastian akan lebih baik untuk menganut kebijakan fiskal yang lebih prudent dibandingkan kebijakan fiskal yang agresif.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Mundur Massal Pimpinan OJK & Dirut BEI: Penyebab, Dampak ke Pasar Modal, dan Tantangan untuk Prabowo
Trading Halt IHSG 2026: Analisis Lengkap Peran MSCI dan Strategi Hedge Fund Global
Restrukturisasi Utang Kereta Cepat Whoosh (KCJB): Solusi, Pembahasan, dan Dampaknya
Dirut KCIC soal Utang Whoosh: Kita Serahkan ke Danantara