"Saat tim KPK melakukan OTT terhadap kasus tersebut, tim KPK diintimidasi oleh oknum tertentu, dan Firli dkk diam saja,” ujar Novel beberapa waktu lalu.
KPK lacak keberadaan Harun di negara tetangga, tapi....
Pelaksana tugas Deputi Penindakan KPK Asep Guntur Rahayu baru-baru ini mengatakan timnya mendapatkan informasi bahwa Harun berada di negara tetangga. Dia mengatakan tim KPK sempat mengecek informasi itu dengan mencari Harun di dua masjid, gereja dan apartemen. Namun, pencarian itu tidak membuahkan hasil.
Kurnia berpendapat apa yang disampaikan oleh Asep hanyalah dalih untuk membuat seolah KPK bekerja menangkap Harun Masiku. Meniurut ICW, hal itu hanya sebuah gimik.
“Beragam dalih yang diungkapkan KPK baru-baru ini, ICW yakini hanya sekedar gimik semata,” ujar dia.
Kurnia berpendapat kejanggalan penanganan perkara ini sudah terlihat sejak awal kasus. Pimpinan, kata dia, terkesan justru melindungi Harun Masiku. Maka itu, dia meyakini bahwa KPK tidak akan menaruh perhatian serius pencarian Harun hingga Pemilu 2024 rampung.
“Seperti diketahui, KPK era Firli Bahuri merupakan KPK yang paling takut berhadapan dengan politisi. Sehingga, perkara semacam Harun ini sudah pasti akan sulit diungkap. KPK bukan tidak mampu menemukan keberadaan Harun, melainkan memang tidak mau,” kata dia.
Sumber: tempo
Artikel Terkait
Rizki Abdul Rahman Wahid, Pelapor Pandji: Jejak Politik, Kaitan Gibran, dan Relasi PMII
Agus Pambagio Sebut DNA Pegawai Pajak Rampok: Analisis OTT KPK & Dampak ke Penerimaan Negara
KPK Ungkap Korupsi Kuota Haji: Jokowi Disebut, Yaqut Jadi Tersangka
Alasan KPK Jerat Gus Yaqut Pasal Perkaya Diri, Bukan Suap: Analisis Hukum Kasus Korupsi Haji 2024