Sementara itu, Pj Bupati Muaro Jambi Bachyuni Deliansyah mengatakan, dengan adanya kegiatan pelatihan ini, para pekerja bisa bekerja sesuai dengan keahliannya masing masing.
Namun, dikatakan dia, tanpa ada sertifikat maka tenaga kerja pertukangan tidak bisa bekerja, karena tidak memiliki sertifikat maka dianggap tidak layak untuk bekerja.
"Saya minta 2024 buat kegiatan seperti ini dengan keahlian yang lain. Buat pesertanya harus diperbanyak, sehingga angka pengangguran di Muaro Jambi bisa berkurang," ungkapnya.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: metrojambi.com
Artikel Terkait
Sopir Taksi Online Syok Lihat Penumpang Mesum di Mobil: Kronologi & Respons Polisi
Viral! Penumpang Diduga Mesum di Mobil Taxi Online Cipulir, Polisi Selidiki
Kasus Pria Tendang Kucing di Blora: Polisi Sita HP Pemilik untuk Bukti Sidang
Kapolres Bima Dicopot, Diduga Terima Rp 1 Miliar dari Bandar Narkoba Koko Erwin