Mary Liziawati menekankan, pentingnya menutup rapat-rapat tempat penampungan air seperti drum, kendi, atau toren air, sebagai tindakan preventif efektif dalam menghambat perkembangbiakan nyamuk penyebab DBD.
"Kami mengajak masyarakat untuk melibatkan diri dalam Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) 3M Plus," beber dia.
Dinkes Depok terus mengajak masyarakat untuk mengadopsi langkah-langkah cerdas dalam pencegahan DBD.
Baca Juga: Raih Dua Penghargaan, Pemprov Siram Pemkot Depok Rp14 Miliar
Salah satunya adalah dengan memanfaatkan kembali atau mendaur ulang barang bekas yang memiliki potensi untuk menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk penular DBD.
"Dalam penggunaan kembali barang bekas menjadi langkah untuk mengurangi potensi sarang nyamuk Aedes Aegypti, penyebab DBD," tandas Mary Liziawati.
Selain itu, Dinkes Depok mengklaim bahwa konsep Plus dalam PSN 3M Plus juga mencakup segala bentuk pencegahan lainnya.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: radardepok.com
Artikel Terkait
Hasil Investigasi Polda Metro: Bhabinkamtibmas Tak Terbukti Aniaya Penjual Es Gabus
Habib Bahar bin Smith Jadi Tersangka Penganiayaan Banser, Diperiksa 4 Februari 2026
Puslabfor Polri Ungkap Fakta Bercak Darah di Kamar Lula Lahfah: Hasil Analisis Forensik
Tukang Es Gabus Viral Bohongi Dedi Mulyadi: Fakta Rumah Sendiri Terungkap