JAKARTA - Memasuki usia ke 20, PT Berkat Rahmat Sejahtera atau dikenal dengan PT BRATA mulai merambah bisnis digitalisasi Koperasi di Indonesia dan Koperasi di Asean.
Ditemui usai mengadakan syukuran Milad ke-20, CEO Brata Group di kantornya di Gedung Momemtum, Palmerah , Jakarta Selatan, Senin (29/1/2024), M. Agus Salim bersyukur PT Brata masih memberi bisa berperan dalam memberikan sumbagsih kemajuan digitalisasi keuangan di Indonesia
"Kami bersyukur Brata Group masih eksis dan memiliki tim yang sangat solid yang setia dalam mengawal bisnis Brata selama 20 tahun," ujar Agus.
Menurut pria jebolan Kampus Binus bidang Manajemen ini, bisnis jasa informasi dan teknologi keuangan ini dibangun sejak tahun 2004.
Pada awalnya, kata Agus, Brata memulai bisnis di bidang jasa penyediaan mesin Automotic Teller Maschine (ATM) & Mesin EDC baik untuk perbankan pemerintah maupun swasta. Sejalan Dengan peningkatan pemasukan devisa dari Pekerja Migran Indonesia (PMI) PT Brata di tahun 2012 mulai mengembangkan bisnis pelayanan remitansi PMI.
Artikel Terkait
Riza Chalid: Profil, Kasus Korupsi Pertamina, dan Status Buronan Interpol
Jetour T2 Terbakar di Tol Jagorawi: Penyebab, Investigasi, dan Fakta SUV Bensin Turbo
Hasil Investigasi Polda Metro: Bhabinkamtibmas Tak Terbukti Aniaya Penjual Es Gabus
Habib Bahar bin Smith Jadi Tersangka Penganiayaan Banser, Diperiksa 4 Februari 2026