NARASIBARU.COM - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengaku sengaja membuat pusing para direktur utama (dirut) bank BUMN dengan penyuntikan dana Rp200 triliun dalam bentuk deposito. Purbaya menyebut, langkah ini dilakukan agar para pimpinan himbara lebih bekerja keras dan kreatif dalam menggunakan dana tersebut.
Purbaya menilai, para pimpinan himbara selama ini sudah bekerja terlalu nyaman, di mana mereka bisa meraup untung besar tanpa harus bekerja keras.
"Pada dasarnya saya suruh mereka berpikir, mereka kan orang-orang pinter, cuma mereka kan selama ini males karena bisa naruh di tempat yang aman, enggak ngapain-ngapain, dapat spread cukup, untungnya gede. Jadi, mereka setiap Sabtu-Minggu main golf kali," ucap Purbaya, Selasa (16/9/2025).
Purbaya juga mengaku tidak menyampaikan arahan khusus terkait penyaluran dana Rp200 triliun. Dia ingin bank-bank pelat merah berusaha sendiri mencari proyek-proyek yang menguntungkan.
"Sekarang dengan uang itu mereka harus berpikir, harusnya mereka akan mencari proyek-proyek yang memberikan return paling tinggi dan kalau udah habis cari yang lain," kata dia.
Artikel Terkait
Dokumen Epstein Ungkap Kunjungan ke Bali 2002 dan Tautan ke Donald Trump
10 Surat Tanah Tidak Berlaku 2026: Segera Urus Sertifikat di BPN!
5 Rekomendasi Bare Metal Server Terbaik 2024 untuk SaaS dan Startup
Berkas Epstein Dibuka: Memo FBI Sebut Trump Dikendalikan Israel - Fakta dan Isi Dokumen