Pedagang cincau asal Bondongan, Kota Bogor, Nanang mengaku kecewa gara-gara Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi belum melunasi janji untuk memperkerjakannya sebagai penerjemah bahasa.
Nanang mengklaim memiliki keahlian bicara dengan empat bahasa, yakni bahasa Inggris, Belanda, Jerman dan Spanyol.
"Saya merasa janji Gubernur Jawa Barat itu hanya omongan belaka dan tidak ditepati," kata Nanang dikutip dari RMOLJabar, Selasa 14 Oktober 2025.
Nanang mengaku pernah dites langsung oleh Dedi Mulyadi untuk berbicara dalam empat bahasa asing. Setelah itu, Dedi Mulyadi mengajak Nanang untuk bekerja dengannya sebagai penerjemah.
Pernyataan Dedi Mulyadi itu ditayangkan melalui akun Instagram dan YouTube pribadinya 'Kang Dedi Mulyadi Channel', pada 6 Juli 2025.
"Jangan janji kalau memang hanya untuk konten. Saya juga paham, sebagai politisi itu pasti banyak kepentingan. Tapi bagi saya, janji adalah utang yang harus ditepati, apalagi sudah terekam di jejak digital," kata Nanang.
"Jangan mentang-mentang saya masyarakat miskin, tidak berpendidikan, dan berpenampilan sederhana lalu dianggap tidak layak," sambungnya.
Sumber: rmol
Foto: Momen pertemuan Nanang dengan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. (Foto: Istimewa)
Artikel Terkait
Dana Bencana Rp51 Triliun Dipertanyakan: Potensi Korupsi dan Transparansi Anggaran
Gimah Viral Minta Semeru Dipindah: Kisah Trauma & Mitigasi Erupsi di Lumajang
Roy Suryo Cs Tagih Dasar Hukum Surat Penyetaraan Ijazah Gibran ke Kemendikdasmen
Gaji Pegawai Pajak 2024: Tunjangan Kinerja (Tukin) Capai Rp117 Juta per Bulan