Tas Darurat 7 Hari: 8 Perlengkapan Wajib untuk Antisipasi Krisis dan Panik Publik
Isu mengenai potensi panik publik selama tujuh hari ramai diperbincangkan di media sosial. Meski belum ada konfirmasi resmi, kesiapsiagaan adalah kunci utama. Menyiapkan tas darurat (emergency bag) adalah langkah realistis untuk menjaga ketenangan dan kemandirian keluarga jika terjadi situasi krisis mendadak.
Berikut adalah daftar lengkap isi tas darurat yang wajib disiapkan warga Indonesia untuk menghadapi kemungkinan gangguan hingga 7 hari.
1. Dokumen Penting dan Uang Tunai
Simpan fotokopi KTP, KK, akta kelahiran, kartu BPJS, paspor, dan surat berharga lainnya dalam map tahan air. Siapkan juga uang tunai dalam pecahan kecil dan menengah, mengingat akses ATM dan pembayaran digital berpotensi terganggu.
2. Makanan Siap Konsumsi Tahan Lama
Penuhi tas dengan makanan darurat seperti biskuit tinggi kalori, makanan kaleng (kornet, sarden), abon, mi instan, roti kering, dan cokelat. Hitung stok untuk memenuhi kebutuhan minimal semua anggota keluarga selama seminggu.
3. Air Minum dan Alat Penjernih Air
Sediakan air minum kemasan dengan perhitungan minimal 2 liter per orang per hari. Untuk efisiensi, lengkapi dengan tablet penjernih air atau botol filter portable agar bisa memanfaatkan sumber air alternatif.
4. P3K dan Obat-Obatan Pribadi
Selain kotak P3K standar (plester, perban, antiseptik, obat merah), masukkan obat demam, diare, dan alergi. Yang paling krusial adalah obat rutin untuk anggota keluarga yang memiliki penyakit tertentu, seperti hipertensi atau diabetes.
Artikel Terkait
Arab Saudi Peringatkan AS: Serangan ke Iran Picu Krisis Minyak & Hancurkan Ekonomi Global
Kasus Child Grooming di TikTok: Gadis 13 Tahun di Bogor Dibawa Kabur Pria Dewasa
Trump Acungkan Jari Tengah ke Pekerja: Janji Buka Arsip Epstein Tersendat
Viral Video Kontainer iPhone di Laut Utara Jawa: Hoax AI atau Fakta?