TNI Siap Hadapi Perang Berlarut, Menhan Sjafrie Tegaskan Konsep Pertahanan Defensif Aktif

- Kamis, 22 Januari 2026 | 01:25 WIB
TNI Siap Hadapi Perang Berlarut, Menhan Sjafrie Tegaskan Konsep Pertahanan Defensif Aktif

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin: TNI Siap Hadapi Perang Berlarut untuk Jaga Kedaulatan NKRI

Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin meminta jajaran Kementerian Pertahanan (Kemhan) dan TNI untuk menyiapkan diri menghadapi potensi perang berlarut demi menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Pernyataan tegas ini disampaikan dalam Rapat Pimpinan (Rapim) Kemhan dan TNI Tahun 2026.

Konsep Pertahanan Defensif Aktif

Dalam paparannya di Gedung Dewan Pertahanan Nasional, Jakarta Pusat, Senin (19 Januari 2026), Sjafrie menegaskan bahwa seluruh jajaran tidak boleh membiarkan ancaman datang, baik secara fisik maupun psikologis. Ia menjelaskan bahwa konsep pertahanan defensif aktif merupakan arah kebijakan nasional di bidang pertahanan.

"Sebagai pengawal dan penjaga kedaulatan negara juga harus siap untuk melakukan berbagai langkah-langkah preventif dan preemptif, bahkan kita siap untuk perang berlarut di dalam mempertahankan kemerdekaan dan NKRI," ujar Sjafrie.

Tujuan Utama: Menjaga Eksistensi NKRI


Halaman:

Komentar