"Tapi mbok ya ada (balasan) dari telepon kayak gimana? Tante ra baik-baik? ini enggak ada malah, malah jadi sakit hati saya," tuturnya.
Kekecewaan memuncak saat Ratih mencoba menghubungi Denada untuk membahas rencana kuliah Ressa, namun sama sekali tidak mendapat respons. "Sakit hati saya nanya kuliah ke mbak (Denada) gak di baca, gak dikasih balesan apa-apa," ucap Ratih lirih.
Hubungan dengan Nenek Kandung dan Kehidupan Ressa Kini
Di tengah ketiadaan perhatian dari ibu kandung, Ratih menyebut Emilia Contessa, nenek kandung Ressa, sempat mengajaknya berkeliling Jawa untuk kegiatan kampanye. Saat itu, Ressa belum tahu bahwa Emilia adalah neneknya dan memanggilnya "Bunda".
Kini, Ressa hidup mandiri dengan bekerja serabutan. Ia pernah menjadi driver ojol dan kini menjaga toko kelontong Madura untuk menyambung hidup.
Bantahan Soal Pemberian Mobil dari Denada
Ratih juga membantah keras klaim pihak Denada yang menyebut pernah memberi mobil kepada Ressa. "Mobil itu cuma dipinjami diambil lagi, berarti kan gak ada terus dijual lagi," tegasnya menegaskan fakta tersebut.
Artikel Terkait
Kisah Kezia Syifa: Gaji Tentara AS & Perjalanan Inspiratif Gadis Berhijab Indonesia
Restorative Justice Kasus Ijazah Jokowi: Penjelasan Hukum, SP3, dan Bantahan Kubu Eggi Sudjana
Strategi Pertahanan Kanada Hadapi Invasi AS: Rencana Gerilya & 400.000 Relawan
Marshanda Buka Suara: Curhat Sedih 17 Tahun Hidup dengan Gangguan Bipolar