Indonesia Gabung Dewan Perdamaian Gaza: Alasan, Tujuan, dan Kontroversi Dana Rp16,9 Triliun

- Kamis, 22 Januari 2026 | 21:25 WIB
Indonesia Gabung Dewan Perdamaian Gaza: Alasan, Tujuan, dan Kontroversi Dana Rp16,9 Triliun

"Keanggotaan itu tidak mengharuskan pembayaran, terutama untuk yang tidak permanen," jelasnya dalam sebuah zoom meeting, Kamis (22/6/2026).

Kesesuaian dengan Prinsip Politik Luar Negeri Indonesia

Keterlibatan Indonesia dalam BOP disebutkan sejalan dengan mandat Dewan Keamanan PBB dan prinsip politik luar negeri yang bebas dan aktif. Langkah ini merupakan bagian dari upaya memperjuangkan kemerdekaan Palestina melalui two-state solution berdasarkan hukum internasional dan resolusi PBB.

"Ini murni berdasarkan mandat kemanusiaan dan komitmen perjuangan Palestina. Ini sejalan dengan piagam PBB dan politik Indonesia yang bebas dan aktif," pungkas Nabyl.

Dukungan Bersama Negara-Negara Sahabat

Keputusan Indonesia untuk bergabung dengan Dewan Perdamaian Gaza diumumkan bersama oleh Menteri Luar Negeri Sugiono dan tujuh menlu negara sahabat, yaitu Turki, Mesir, Yordania, Pakistan, Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab (UEA). Pernyataan bersama tersebut menegaskan komitmen kolektif untuk terlibat dalam mekanisme perdamaian ini.

Langkah ini menandai ikhtiar diplomasi Indonesia yang konsisten untuk berkontribusi pada penyelesaian konflik dan penderitaan kemanusiaan di tanah Palestina.


Halaman:

Komentar