Kasus Triphallia Langka: Pria 79 Tahun Miliki Tiga Penis Ditemukan di Birmingham
Sebuah temuan medis yang sangat langka terjadi di University of Birmingham Medical School. Saat melakukan pembedahan rutin pada jenazah seorang pria berusia 79 tahun, mahasiswa dan staf pengajar dikejutkan oleh kondisi anatomi yang tidak biasa: pria tersebut memiliki tiga penis.
Apa Itu Triphallia?
Kondisi memiliki lebih dari satu penis dalam dunia medis disebut polyphallia. Kasus khusus dengan tiga penis ini dikenal sebagai triphallia. Ini adalah kelainan bawaan sejak lahir (kongenital) yang diperkirakan hanya dialami 1 dari setiap 5-6 juta orang.
Menurut laporan ilmiah yang diterbitkan dalam jurnal BMC, sejak tahun 1606 hingga 2023, hanya ada 168 publikasi yang mendokumentasikan polyphallia. Dari jumlah itu, hanya satu laporan sebelumnya yang mencatat kasus triphallia, menjadikan temuan di Birmingham ini sebagai kasus kedua yang sangat langka.
Fakta Temuan Kasus Triphallia di Birmingham
Pria kulit putih berusia akhir 70-an dengan tinggi sekitar 182 cm ini diduga tidak menyadari kelainan yang dimilikinya sepanjang hidup. Alasannya, dua penis tambahan ternyata berada di dalam tubuh (internal) dan tersembunyi di balik kulit, tepatnya di dalam kantung skrotum.
Hanya satu penis utama yang tampak dari luar. Penis tambahan internal ini kemungkinan besar baru terdeteksi setelah ia meninggal dunia.
Penyebab dan Proses Terbentuknya Triphallia
Secara biologis, penis berkembang dari struktur embrionik bernama genital tubercle, yang prosesnya dikendalikan hormon DHT (dihidrotestosteron).
Artikel Terkait
Prabowo Tegaskan AS Mitra Terkuat Indonesia: Ingat Dukungan Bersejarah hingga Bantuan Kritis
Laporan KPF 2025: Operasi Pembungkaman Kaum Muda Terbesar Pasca Reformasi
Karina Ranau Sahur di Makam Epy Kusnandar: Alasan, Kontroversi, dan Responnya
Karina Ranau Sahur di Makam Epy Kusnandar: Viral, Pro Kontra, dan Alasannya