Para peneliti menduga, pada kasus ini terjadi triplikasi (penggandaan menjadi tiga) pada genital tubercle saat masa perkembangan janin. Saluran uretra awalnya berkembang di penis sekunder, tetapi karena gagal tumbuh sempurna, akhirnya beralih dan berkembang sempurna di penis utama.
Gejala dan Potensi Masalah Kesehatan
Karena penis tambahannya internal, pria ini mungkin tidak mengalami gejala serius. Namun, peneliti menyebutkan ia berpotensi mengalami beberapa gangguan fungsional, seperti:
- Infeksi saluran kemih berulang
- Disfungsi ereksi
- Masalah kesuburan
- Nyeri saat berhubungan seksual akibat potensi ereksi pada penis tambahan
Catatan medis menunjukkan pria ini pernah menjalani operasi hernia. Dalam kondisi anatomi triphallia, prosedur seperti pemasangan kateter bisa menjadi lebih sulit.
Penanganan Medis dan Tantangan Deteksi
Ahli bedah biasanya memilih untuk mengangkat penis tambahan yang tampak dari luar, terutama jika tidak berfungsi. Namun, untuk penis tambahan internal yang tidak menimbulkan gejala, seringkali tidak dilakukan intervensi.
Temuan ini mengungkapkan bahwa kelainan bawaan tersembunyi seperti triphallia internal mungkin lebih umum dari yang diduga, tetapi sering luput dari deteksi sepanjang hidup seseorang.
Kesimpulan dan Implikasi Medis
Kasus triphallia langka dari Birmingham ini memberikan kontribusi berharga bagi literatur medis. Temuan ini menyoroti pentingnya sistem klasifikasi yang lebih baik untuk kelainan penis tambahan, agar penanganan medis di masa depan dapat lebih tepat sasaran sesuai dengan karakteristik unik setiap kasus.
Artikel Terkait
Ammar Zoni Klaim Disiksa Oknum Polisi Sebelum Pegang Tas Narkoba: Fakta Lengkap Sidang
Militer AS Siap Serang Iran Akhir Pekan Ini? Keputusan Final di Tangan Trump
Prabowo Tegaskan AS Mitra Terkuat Indonesia: Ingat Dukungan Bersejarah hingga Bantuan Kritis
Laporan KPF 2025: Operasi Pembungkaman Kaum Muda Terbesar Pasca Reformasi