Kasat Reskrim Polres Banjar, Iptu Fransiskus Manaan melalui Kaur Inafis Polres Banjar, Iptu Yusuf Teddy menambahkan, merupakan penjaga kebun dan sering mencari ular untuk dijual.
Diduga, korban mengidap penyakit bawaan yang membuatnya tak bisa melawan saat dililit ular.
“Faktor lain, korban terlambat ditolong karena kondisi malam hari, dan lokasinya sangat jauh dari fasilitas kesehatan,” ujarnya.
Setelah dievakuasi ke Puskesmas Pengaron, korban lalu dibawa ke rumah duka di Desa Sungai Tiung.
“Pihak keluarga menolak dilakukan visum dan meminta agar langsung dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan,” pungkasnya. (ris/gr/fud)
Judul sambungan: Ditebas dengan Parang
Sumber: radarbanjarmasin.jawapos.com
Artikel Terkait
Insiden Paspampres vs Pers Inggris di London: Kronologi Lengkap & Tanggapan Resmi
Indonesia dalam Dewan Perdamaian Trump: Pelanggaran Prinsip Bebas Aktif?
Satpam SMP di Luwu Utara Dihajar Murid Saat Tegur Bolos: Kronologi & Fakta Polisi
Fakta Lengkap Kasus Es Gabus Viral: Tuduhan Spons Ternyata Hoax, Aparat Minta Maaf