"Kita fair aja ya? Dalam perbincangan di lingkaran kita, kita berkehendak Khofifah, kemudian Cak Imin baru AHY," kata Geisz dikutip Rabu (13/9/2023).
AHY sengaja ditempatkan di posisi terakhir karena melihat hasil survei. Menurut Geisz, elektabilitas AHY tak mampu mendongkrak Anies.
Alih-alih menambah suara, justru pasangan AHY dan Anies tak dapat elektabilitas yang signifikan.
"Melihat perjalanan berbulan-bulan, di Jawa Timur dan Jawa Tengah itu enggak bergerak. Sekalipun naik, tapi tipis, pelan banget," terangnya.
"Antara Anies dan AHY tidak menambah ceruk baru, karena beririsan."
Sumber: suara
Artikel Terkait
Saif al-Islam Gaddafi Tewas Ditembak: Kronologi, Profil, dan Dampaknya bagi Libya
SMA Siger Bandar Lampung Izinnya Ditolak, Siswa Harus Pindah Sekolah
Presiden Prabowo Jelaskan Alasan Indonesia Gabung Board of Peace, Dapat Dukungan Ormas Islam
Fakta Nama Sri Mulyani di Epstein File: Ternyata Terkait Jabatan di Bank Dunia, Bukan Kasus Kriminal