“Para pengunjuk rasa telah memblokir jalan-jalan utama, termasuk jalan raya antara pusat kota Beirut dan kawasan di mana Kedutaan Besar AS berada.”
Pernyataan tersebut memperingatkan bahwa: “Warga AS yang memilih untuk melakukan perjalanan ke Lebanon harus menyadari bahwa petugas konsuler dari Kedutaan Besar AS tidak selalu dapat di tempat untuk membantu mereka.”
"Departemen Luar Negeri menganggap ancaman terhadap personel pemerintah AS di Beirut cukup serius sehingga mengharuskan mereka untuk tinggal dan bekerja di bawah pengamanan yang ketat."
Protes ini terjadi setelah ledakan di sebuah rumah sakit di Gaza yang diyakini telah menewaskan ratusan orang.
Ratusan pengunjuk rasa berkumpul di luar kedutaan AS di Beirut, mengibarkan bendera Palestina, hanya beberapa jam sebelum kunjungan Presiden Biden ke negara tetangga Israel.
Sumber: tvone
Artikel Terkait
Jeffrey Epstein dan Putin: Fakta Upaya Dekat, Visa, hingga Tawaran Informasi Trump
Trauma PTSD Denada: Adik Ungkap Reaksi Syok Saat Ditanya Ayah Kandung Ressa
Denada Ganti Bio Instagram Usai Akui Ressa Rizky, Netizen: Gimmick?
Dugaan Aliran Uang Rp50 Juta untuk Ibu Menteri Terungkap di Sidang Kasus K3 Kemnaker