"Misi musuh adalah menyebarkan kepanikan dan menciptakan kekacauan. Namun, di zona operasional utara (termasuk Kiev), semuanya berada di bawah kendali penuh,” kata Komandan Pasukan Gabungan Angkatan Bersenjata, Jenderal Serhiy Naev.
Kinzhal, yang berarti belati dalam bahasa Rusia, adalah salah satu dari enam senjata generasi berikutnya yang diluncurkan oleh Presiden Vladimir Putin pada 2018. Putin mengatakan, senjata itu tidak dapat ditembak jatuh oleh sistem pertahanan udara mana pun di dunia.
“Pekerjaan pertahanan udara sangat sukses. Enam Kinzhal adalah indikator yang mengesankan,” kata juru bicara angkatan udara Yuriy Ihnat.
Sumber: internasional.republika.co.id
Artikel Terkait
Danantara Ambil Alih 28 Perusahaan di Sumatra, Termasuk Tambang Agincourt Grup Astra
Insiden Paspampres vs Pers Inggris di London: Kronologi Lengkap & Tanggapan Resmi
Indonesia dalam Dewan Perdamaian Trump: Pelanggaran Prinsip Bebas Aktif?
Satpam SMP di Luwu Utara Dihajar Murid Saat Tegur Bolos: Kronologi & Fakta Polisi