NARASIBARU.COM -Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Djarot Saiful Hidayat mengungkapkan kekecewaannya setelah mengetahui Gibran Rakabuming Raka menjadi bacawapres Prabowo Subianto. Djarot bahkan menganggap Gibran kurang sabar.
Terkait itu, Prabowo memberikan pembelaan. Dia bahkan menyinggung soal terjadinya saling bajak membajak kader partai.
"Ini kan proses demokrasi, saya juga banyak kader saya juga yang diambil pihak lain. Ya, kita baik-baik saja ya kan. Kan kita satu bangsa, satu negara," kata Prabowo di Jakarta, Senin (30/10).
Prabowo pun enggan menanggapi pernyataan yang menyebut Gibran adalah contoh yang tidak baik. Prabowo menyerah masyarakat memberikan penilaiannya masing-masing.
"Yang penting rakyat yang menilai ya, kita jangan ambil negatifnya kalau menurut saya;" jelasnya.
Artikel Terkait
Iran Ancam Serang Jantung Tel Aviv: Analisis Ancaman Militer & Respons AS
Ledakan di Teheran: Uji Coba Militer Iran di Tengah Ancaman AS dan Eskalasi Ketegangan
SP3 Kasus Ijazah Jokowi: Dampak Restorative Justice pada Eggi Sudjana & Damai Hari Lubis
Danantara Ambil Alih 28 Perusahaan di Sumatra, Termasuk Tambang Agincourt Grup Astra