Ia pun juga mengakui bahwa sebagaian besar kronologi yang ditulis dalam rilis Karen's Diner Bali adalah benar.
"Kebetulan saya ada sedikit perselisihan di� Karen's ya namanya ini ya? Di Karen's restoran dengan adik Tiara. Tadi saya melakukan kekerasan dengan (kepada) beberapa teman-teman di sini," kata TK.
TK juga mengakui telah memukul yang dia sebut 'menepok' salah satu waiter.
Dia juga mengakui telah mendorong dan menutup mulut Tiara lantas menarik rambutnya.
Begitu juga satu waitress lain yang terdampak emosi sang dokter gigi.
Ia menyatakan merasa bersalah atas kejadian tersebut.
Di akhir video, TK pun meminta maaf kepada Tiara atas insiden yang terjadi dan dilanjutkan dengan keduanya berjabat tangan.
Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Kuta Utara, Iptu Mohammad Amir tak menampik bahwa adanya laporan terkait penganiayaan tersebut.
Amir menyebut pelaporan telah dilakukan pihak Karen's Diner Bali pada pukul 21.10 WITA di hari yang sama saat insiden terjadi.
"Dari keterangan pelapor, pelapor ini dianiaya saat bekerja. Bahkan identitas terlapor sudah kita tau," kata Iptu Amir.
Terkait pemeriksaan, Amir mengakui ada dua orang yang diperiksa atau dimintai keterangan. Pemeriksaan sudah dilakukan kepada pelapor dan saksi pelapor.
"Untuk lebih jelasnya kita undang Jumat 19 Mei 2023 untuk dilakukan pemeriksaan. Karena juga masih menunggu hasil visum," imbuhnya.
(Tribunnews.com/Yohanes Liestyo Poerwoto)(Tribun Bali/I Komang Agus Aryanta)
Baca berita lainnya di Google News
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Tak Terima Dipanggil Tanpa Gelar, Oknum Dokter Aniaya Staf Karen's Diner Bali, Berakhir Dipolisikan
Sumber: sumsel.tribunnews.com
Artikel Terkait
MUI Dukung Prabowo Gabung Dewan Perdamaian Gaza Trump: Syarat & Analisis Lengkap
Strategi Politik Jokowi: Rahasia Tak Pernah Kalah Menurut Prinsip Sun Tzu
Ressa Rizky Rossano Dituding Tolak Akui Anak, Mantan Istri Bongkar Fakta Pernikahan
Dharma Pongrekun Viral, Warganet Minta Maaf Usai Rilis Epstein Files: Fakta Lengkap