Sebelumnya Romahurmuziy mengatakan, pemimpin sebaiknya adalah yang punya kapasitas.
Tiga bakal Capres yang namanya mencuat, Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo, dan Anies Baswedan menurutnya orang yang punya visi.
“Seorang Pemimpin yang ahli maksiyat masih memiliki hak untuk ditaati, sepanjang dia tidak melarang kebebasan beragama,” jelasnya.
“Jadi persoalannya adalah kualitas dan kapasitas memimpin, bukan kesolehan,” sambungnya.
“Jadi jangan menyoal wah ini suka lihat film bokep… ini bukan ukuran (dalam memilih pemimpin),” pungkasnya. [IndonesiaToday]
Artikel Terkait
Danantara Ambil Alih 28 Perusahaan di Sumatra, Termasuk Tambang Agincourt Grup Astra
Insiden Paspampres vs Pers Inggris di London: Kronologi Lengkap & Tanggapan Resmi
Indonesia dalam Dewan Perdamaian Trump: Pelanggaran Prinsip Bebas Aktif?
Satpam SMP di Luwu Utara Dihajar Murid Saat Tegur Bolos: Kronologi & Fakta Polisi