Dia mengungkapkan, tak hanya politik memecah belah, TPN juga menerima laporan terkait praktek politik uang. Bahkan, ada juga laporan tindakan kekerasan yang dilakukan oleh oknum dari pengusung capres tertentu terhadap pendukung Ganjar-Mahfud.
Menurut dia, berbagai upaya tersebut jelas menunjukkan adanya kekhawatiran terhadap elektabilitas pasangan capres-cawapres nomor urut 3 yang secara perlahan terus menunjukkan peningkatan.
Baca Juga: Kompilasi Novel Pentigraf Eve Novel Siwi Susilaningsih, Episode 71-80. Bacaan Seru Liburan Nataru
"Ada upaya memecah belah bahkan ada praktek politik uang. Ini menunjukan adanya kekhawatiran terhadap pasangan Ganjar-Mahfud. Makanya kita lakukan konsolidasi untuk merapatkan barisan dan menyikapi hal ini," ungkap Hasto.
Dia menegaskan, dengan konsolidasi yang berlangsung malam ini, TPN Ganjar-Mahfud, relawan dan partai pengusung diharapkan dapat melakukan kampanye dengan sikap yang simpatik dan tidak terpancing dengan aksi provokasi dan kekerasan.
"Konsolidasi ini agar TPN ganjar-Mahfud berperilaku sebaliknya (tidak menyerang atau melakukan kekerasan). Kita harus simpatik, kita harus banyak senyum, turun ke bawah dengan penuh optimisme," tutup Hasto. ***
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: terpantau.com
Artikel Terkait
Danantara Ambil Alih 28 Perusahaan di Sumatra, Termasuk Tambang Agincourt Grup Astra
Insiden Paspampres vs Pers Inggris di London: Kronologi Lengkap & Tanggapan Resmi
Indonesia dalam Dewan Perdamaian Trump: Pelanggaran Prinsip Bebas Aktif?
Satpam SMP di Luwu Utara Dihajar Murid Saat Tegur Bolos: Kronologi & Fakta Polisi