Parish mengaku menonton konten tersebut sebanyak dua kali.
Ia mengklaim saat menonton pertama kali, hal itu terjadi tidak sengaja. Namun untuk kedua kali, ia mengaku sengaja melakukannya.
Anggota Parlemen dari Partai Konservatif ini mengakui perilakunya "benar-benar salah".
"Situasinya adalah saya, lucunya, adalah saya melihat-lihat traktor. Jadi saya masuk ke situs laman lain yang memiliki semacam nama yang sangat mirip, dan sata menontonnya sebentar yang seharusnya tidak saya lakukan," kata Parish seperti dikutip dari CNN, Sabtu (30/4).
Pada sesi menonton porno yang kedua, ini disengaja. Ia menyebutnya sebagai 'kejahatan terbesar' dan menggambarkannya sebagai 'momen kegilaan dan juga sepenuhnya salah.'
Merespons pengumuman Parish, asosiasi politisi konservatif lokal di Tiverton dan Honiton, Inggris barat mendukung keputusannya.
"Kami ingin mengambil kesempatan ini untuk berterima kasih kepada Neil Parish atas pelayanannya kepada komunitas kami selama 12 tahun terakhir.
Artikel Terkait
SP3 Kasus Ijazah Jokowi: Dampak Restorative Justice pada Eggi Sudjana & Damai Hari Lubis
Danantara Ambil Alih 28 Perusahaan di Sumatra, Termasuk Tambang Agincourt Grup Astra
Insiden Paspampres vs Pers Inggris di London: Kronologi Lengkap & Tanggapan Resmi
Indonesia dalam Dewan Perdamaian Trump: Pelanggaran Prinsip Bebas Aktif?