“Misalnya seperti di China yang mengembangkan mobil listrik, namun pengembangan energi suryanya juga berkembang paling pesat di dunia,” kata Faisal.
“Misalnya seperti di China yang mengembangkan mobil listrik, namun pengembangan energi suryanya juga berkembang paling pesat di dunia,” kata Faisal.
“Bahkan pengembangan energi surya oleh China itu sampai mengalahkan Amerika Serikat di posisi kedua dan Jerman di posisi ketiga,” ujarnya.
Dia menyayangkan, hal seperti itulah yang tidak ada di Indonesia, meskipun pemerintah sangat berambisi mengembangkan industri mobil listrik di dalam negeri.
“Tapi Indonesia mana (pengembangan EBT-nya)? Indonesia bahkan kalah dengan Kamboja, Filipina, Malaysia, Singapura, Thailand, dan Vietnam. Vietnam bahkan juga sudah mengembangkan mobil listrik sekaligus mengembangkan energi surya. Jadi inputnya dia bereskan dengan mobil listrik ini,” kata Faisal. [IndonesiaToday/HN]
Sumber: hajinews.id
Artikel Terkait
MUI Dukung Prabowo Gabung Dewan Perdamaian Gaza Trump: Syarat & Analisis Lengkap
Strategi Politik Jokowi: Rahasia Tak Pernah Kalah Menurut Prinsip Sun Tzu
Ressa Rizky Rossano Dituding Tolak Akui Anak, Mantan Istri Bongkar Fakta Pernikahan
Dharma Pongrekun Viral, Warganet Minta Maaf Usai Rilis Epstein Files: Fakta Lengkap