Adapun pada kuartal I 2023, total investasi China menempati urutan ketiga, sementara Singapura berada diurutan kedua.
"Kuartal pertama 2023 realisasi investasi China itu nomor tiga. Kemungkinan besar, feeling saya masuk ke urutan kedua setelah Singapura," kata Bahlil kepada awak media di Hotel Shangri-La Jakarta, Rabu (24/5).
Menurut Bahlil, mayoritas investor China akan membidik sektor hilirisasi di Indonesia. Salah satunya melalui investasi proyek kendaraan listrik (EV).
"Mobil listrik itu kan pake baterai, itu bagian hilirisasi," terang Bahlil.
BKPM mencatat, realisasi investasi di Indonesia pada kuartal I senilai Rp 328,9 triliun, meningkat sebesar 16,5 persen dibanding dengan periode yang sama pada tahun 2022.
Realisasi investasi juga menyerap tenaga kerja Indonesia (TKI) sebanyak 384.892 orang.
Artikel Terkait
Iran Ancam Serang Jantung Tel Aviv: Analisis Ancaman Militer & Respons AS
Ledakan di Teheran: Uji Coba Militer Iran di Tengah Ancaman AS dan Eskalasi Ketegangan
SP3 Kasus Ijazah Jokowi: Dampak Restorative Justice pada Eggi Sudjana & Damai Hari Lubis
Danantara Ambil Alih 28 Perusahaan di Sumatra, Termasuk Tambang Agincourt Grup Astra