Deddy menyebut anggaran Pemilu 2024 sangat mahal, namun beberapa pelanggaran tersebut merusak jalannya demokrasi. Sehingga dia mempertanyakan soal fungsi dari pemilu jika pelanggaran masih tak tersentuh.
"Kalau cawe cawenya presiden, cawe cawenya instrumen kekuasaan kita biarkan pada hari-hari ini, maka ke depan enggak perlu ada pemilu. Apa gunanya pemilu," tegas Deddy.
Sumber: inilah.
Artikel Terkait
MUI Dukung Prabowo Gabung Dewan Perdamaian Gaza Trump: Syarat & Analisis Lengkap
Strategi Politik Jokowi: Rahasia Tak Pernah Kalah Menurut Prinsip Sun Tzu
Ressa Rizky Rossano Dituding Tolak Akui Anak, Mantan Istri Bongkar Fakta Pernikahan
Dharma Pongrekun Viral, Warganet Minta Maaf Usai Rilis Epstein Files: Fakta Lengkap