Andi Amran tidak terima programnya dituduh sebagai abal-abal. Menurutnya tuduhan dari politisi PKS tersebut sama saja dengan menyebut program yang diluncurkan bohong.
Andi Amran pun memperingatkan Slamet untuk berhati-hati dengan tuduhan tersebut. Dia kemudian menyuruh anak buahnya menampilkan sederet data untuk ditampilkan di tengah rapat.
"Pak, jangan begitu. Ini bulan puasa, berarti saya bohong kalau begitu. Bapak jangan selalu menganggap bapak selalu benar. Kita ini puasa, abal-abal itu, bapak menganggap kita bohong. Jangan begitu, Pak Slamet, nggak boleh begitu. Seakan-akan saya terdakwa, nggak boleh begitu, Pak,” ujar Amran dengan nada tinggi.
"Ini buktinya, Pak. Coba bukakan data itu, jangan bapak bilang bohong,” tegas Amran.
Momen ini pun mereda setelah Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediyati Hariyadi, memberikan kesempatan kepada Menteri Amran untuk melanjutkan pendalaman program
Sumber: Wartakota
Artikel Terkait
Danantara Ambil Alih 28 Perusahaan di Sumatra, Termasuk Tambang Agincourt Grup Astra
Insiden Paspampres vs Pers Inggris di London: Kronologi Lengkap & Tanggapan Resmi
Indonesia dalam Dewan Perdamaian Trump: Pelanggaran Prinsip Bebas Aktif?
Satpam SMP di Luwu Utara Dihajar Murid Saat Tegur Bolos: Kronologi & Fakta Polisi