Popularitas Amran Sulaiman dinilai belum cukup mendongkrak Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di pemilihan umum (Pemilu) jika dicalonkan sebagai ketua umum.
Hal itu disampaikan Direktur Eksekutif Lingkar Madani, Ray Rangkuti seiring kemunculan nama Menteri Pertanian jelang Muktamar PPP yang akan digelar akhir Agustus 2025 atau September 2025.
“Figur Pak Amran juga tidak terlalu menjual di pasar Pemilu. Dalam kultur politik Indonesia, popularitas pemimpin parpol sangat banyak membantu elektabilitas parpol," kata Ray Rangkuti dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 29 Mei 2025.
Ia menambahkan, Amran masih butuh waktu panjang untuk menjadi calon Ketua Umum PPP. Saat ini, bukan waktu yang tepat untuk bertarung memperebutkan takhta ketua umum partai yang berdiri sejak tahun 1973 ini.
“Masih ada kesempatan berikut bagi Pak Amran untuk didapuk sebagai caketum PPP,” tutupnya.
Sumber: rmol
Foto: Menteri Pertanian Amran Sulaiman/RMOL
Artikel Terkait
Dokumen Epstein Ungkap Kunjungan ke Bali 2002 dan Tautan ke Donald Trump
10 Surat Tanah Tidak Berlaku 2026: Segera Urus Sertifikat di BPN!
5 Rekomendasi Bare Metal Server Terbaik 2024 untuk SaaS dan Startup
Berkas Epstein Dibuka: Memo FBI Sebut Trump Dikendalikan Israel - Fakta dan Isi Dokumen