Ibu korban tersebut sangat sedih pertengkaran dalam rumah tangga anaknya berujung penganiayaan. Bahkan, anak dari SR menyaksikan kejadian tersebut.
Cucu Muliyati juga berulang kali meminta kepada ayahnya untuk berhenti memukul ibunya.
"Anaknya itu baru kelas 3 SD yang lihat. Dia menangis dan bilang berhenti memukuli ibunya takut ibunya meninggal," katanya.
Istri dari oknum polisi tersebut harus mendapat perawatan khusus di rumah sakit. Putri Muliyati mengalami luka hampir di sekujur tubuh.
"Luka lebam itu di paha, tangan, dan punggung. Tangan anak saya bergeser kata dokter setelah dilihat hasil visumnya," bebernya.
Sementara, Kapolres Parepare AKBP Arman Muis menegaskan akan melakukan proses hukum terhadap personelnya yang melakukan melanggar hukum. Pihaknya akan melakukan mediasi terlebih dahulu untuk kedua bela pihak
"Sementara di proses, kita akan proses sesuai hukum yang berlaku," bebernya.
"Namun terlebih dahulu kami melalui proses mediasi," ungkapnya.
Sumber: indozone
Artikel Terkait
Bentrokan TKA China vs Pekerja Lokal di Proyek IPIP Kolaka: 4 WNA Diamankan Polisi
Bentrokan di Tambang Nikel IPIP Kolaka: Kronologi, Penyebab, dan Dampaknya
Korban Longsor Cisarua: 23 Marinir Tertimbun, 4 Meninggal Dunia | Update Evakuasi
Suami Korban Jambret Sleman Jadi Tersangka, Ini Kronologi Lengkap Hingga 2 Pelaku Tewas