"Enggak ada, bukan (dari Ganjar) mungkin dari internal, karena mengangap bahwa ini mau desak-desakan mau berangkat kan gitu mau pulang semua pengamanankan sudah disampaikan kan ada itikad juga masa mau menyampaikan terus dengan waktu yang sempit dan sebagainya mungkin ada ya apakah keamanan kampus," ungkapnya.
Dia menilai kasus Wadas atau kasus yang selama ini dikaitkan dengan Ganjar sudah dijelaskan secara gamblang oleh Ganjar. Sehingga, tak perlu ada yang dikhawatirkan jika ada pihak yang menanyakan hal tersebut.
"Menurut aku enggak ada yang perlu dikhawatirkan dan enggak perlu ditanggapi, karena semua kami di TPN Pak Ganjar welcome aja semua kan sudah dijelaskan semua tentang wadas tentang KTP yangg selama ini dituduhkana sudah dijelaskan secara gamblang," tegas Cak Nanto.
"Bahwa tidak ada keterlibatan bahkan ini bukan persoalan Jawa Tengah ini problem nasional dan Pak ganjar telah menyelesaikan persoalan itu dan itu sudah selesai," tambahnya.
Oleh karena itu, dia kembali menegaskan, insiden yang terjadi lantaran waktu dan kondisinya tidak memungkinkan untuk melakukan dialog. Namun, dia pastikan bahwa hal itu bukan bagian dari intimidasi.
"Tapi intinya tidam ada, ya insiden kecil ya biasalah tapi bukan berarti intimidatif. Karena memang sudah bukan waktunya untuk dan tidak perlu ditanggapi justru sudah selesai semua acara doorstopnya sudah dia mau balik jadi tidak ada kecuali masih ada ruang, masih ada waktu terus enggak ditanggapi baru lah gitu," imbuh Cak Nanto.
Sumber: merdeka
Artikel Terkait
Bentrokan TKA China vs Pekerja Lokal di Proyek IPIP Kolaka: 4 WNA Diamankan Polisi
Bentrokan di Tambang Nikel IPIP Kolaka: Kronologi, Penyebab, dan Dampaknya
Korban Longsor Cisarua: 23 Marinir Tertimbun, 4 Meninggal Dunia | Update Evakuasi
Suami Korban Jambret Sleman Jadi Tersangka, Ini Kronologi Lengkap Hingga 2 Pelaku Tewas