“Bantu dan dukung juga korban perang Ukraina yang memakan korban 70.000 ribu jiwa. Itu baru mengatasnamakan kemanusiaan. Tetapi kalau mengatasnamakan Agama, maka kami pun berhak mengangkat bendera tempat kelahiran Tuhan kami (Israel),” tegasnya.
“Tetapi, Bukankah Negara Arab Saudi sendiri pun melarang sistem Khilafah dan melarang simbol bela Palestina di Negaranya? Jadi apa salahnya Kami Manguni Hanya menjaga Tanah kami untuk bebas dari masuknya pemahaman Radikalisme,” lanjutnya.
Selain itu, ia juga menyebut bahwa aksi solidaritas pro Palestina tersebut sudah diimbau Polri karena bisa ditunggangi aksi terorisme. Karena itu, ia menegaskan untuk tidak menyalahkan Manguni karena mereka hanya mau menjaga Tanah Leluhur saja.
“Juga bukankah Densus 88 Polri mengatakan waspada aksi bela Palestina ditunggangi penggalangan dana teroris? Jadi, salahkah Manguni jika mau menjaga Tanah Leluhurnya?” ungkap Andy Rompas di akun Facebook miliknya.
Sumber: viva
Artikel Terkait
Bentrokan TKA China vs Pekerja Lokal di Proyek IPIP Kolaka: 4 WNA Diamankan Polisi
Bentrokan di Tambang Nikel IPIP Kolaka: Kronologi, Penyebab, dan Dampaknya
Korban Longsor Cisarua: 23 Marinir Tertimbun, 4 Meninggal Dunia | Update Evakuasi
Suami Korban Jambret Sleman Jadi Tersangka, Ini Kronologi Lengkap Hingga 2 Pelaku Tewas