GONDANGLEGI - Asap tebal membubung dari bekas pabrik gula merah di Jalan Panglima Sudirman, Dusun Wates, Desa Gondanglegi Wetan, Kecamatan Gondanglegi kemarin siang (18/12).
Bukan karena sedang produksi, namun api membakar sebagian bangunan pabrik mini yang sudah dua tahun tak beroperasi tersebut.
Penyebab kebakaran diduga berasal dari gudang ampas tebu.
Kebakaran terjadi pukul 13.30 WIB.
Sekitar pukul 15.00 WIB pasukan damkar sudah di lokasi dan berusaha memadamkan api dari tumpukan ampas tebu.
Bangunan dengan atap asbes itu diperkirakan memiliki dimensi lebih dari 10x 50 meter persegi.
Bagian atap bangunan ambruk karena kayu penyangganya ludes terbakar.
Sementara yang tersisa adalah tiang penyangga yang terbuat dari cor.
Kabid Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran (PPK) Satpol PP Kabupaten Malang Sigit Yuniarto mengatakan, pihaknya menerjunkan empat unit mobil PMK.
“Kalau personelnya ada 15 orang,” katanya.
Petugas harus memadamkan api dengan ekstra sabar karena bara api masuk ke lapisan dalam tumpukan.
Meski dari luar sudah mati, apabila tertiup angin bisa berpotensi api menyala kembali.
Selain melakukan penyemprotan mereka juga mencongkel tumpukan guna memastikan api benar-benar padam.
Sementara itu, pemilik tempat produksi gula merah Didik Prasetyo mengaku bingung dari mana sumber api berasal.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: radarbatu.jawapos.com
Artikel Terkait
Terungkap Praktik Prostitusi di Rumah Kos: 2 Siswi SMA Digerebek, Ada Kondom Bekas Pakai
Ayah dan Anak di Ciamis hanya Minum Air karena Tak Punya Beras, Tinggal di Gubuk Reyot, Tak Terdata Penerima Bansos
Kenalan dengan Pria Ngaku Polisi hingga Kerap VCS, Wanita di Bekasi Berakhir Diperas
Diduga tak Tahan Nafsu, Andriansyah Nekat Perkosa Nenek-nenek Lansia Saat Mencuci di Pemandian Umum