Sementara yang tersisa adalah tiang penyangga yang terbuat dari cor.
Kabid Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran (PPK) Satpol PP Kabupaten Malang Sigit Yuniarto mengatakan, pihaknya menerjunkan empat unit mobil PMK.
“Kalau personelnya ada 15 orang,” katanya.
Petugas harus memadamkan api dengan ekstra sabar karena bara api masuk ke lapisan dalam tumpukan.
Meski dari luar sudah mati, apabila tertiup angin bisa berpotensi api menyala kembali.
Selain melakukan penyemprotan mereka juga mencongkel tumpukan guna memastikan api benar-benar padam.
Sementara itu, pemilik tempat produksi gula merah Didik Prasetyo mengaku bingung dari mana sumber api berasal.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: radarbatu.jawapos.com
Artikel Terkait
Bentrokan TKA China vs Pekerja Lokal di Proyek IPIP Kolaka: 4 WNA Diamankan Polisi
Bentrokan di Tambang Nikel IPIP Kolaka: Kronologi, Penyebab, dan Dampaknya
Korban Longsor Cisarua: 23 Marinir Tertimbun, 4 Meninggal Dunia | Update Evakuasi
Suami Korban Jambret Sleman Jadi Tersangka, Ini Kronologi Lengkap Hingga 2 Pelaku Tewas