NARASIBARU.COM - Rabu (27/12/2023) sejumlah mahasiswa dari berbagai univeritasi di Aceh melakukan aksi pengusiran kepada pengungsi rohingya. Pengungsi tersebut berada di Balai Meuseraya (BMA), Kota Banda Aceh.
Aksi tersebut dilatarbelakangi oleh pemerintah Aceh yang dinilai lambat dalam menangani kasus pengungsi rohingya. Aksi tersebut juga terjadi karena tingkah laku dari para pengungsi yang buruk.
Sebelumnya mahasiswa melakukan unjuk rasa di Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA). Kemudian aksi tersebut berlanjut ke lokasi penampungan warga rohingya.
Mahasiswa melakukan pengusiran diwarnai dengan tangisan para pengungsi. Pengusiran yang dilakukan beberapa waktu lalu membuat para pengungsi trauma.
Mahasiswa meminta pengusngsi untuk meninggalkan tersebut dan dibawa ke kantor Kementrian Hukum dan Ham (Kemenkumham) Aceh. Selain itu, mahasiswa juga menuntut DPR Aceh untuk mengeluarkan pernyataan menolak pengungsi rohingya.
Baca Juga: Temuan Cadangan Migas di Aceh Capai 4,68 Ribu Milliar Barel Jadi Sorotan Dunia
Artikel Terkait
Bentrokan TKA China vs Pekerja Lokal di Proyek IPIP Kolaka: 4 WNA Diamankan Polisi
Bentrokan di Tambang Nikel IPIP Kolaka: Kronologi, Penyebab, dan Dampaknya
Korban Longsor Cisarua: 23 Marinir Tertimbun, 4 Meninggal Dunia | Update Evakuasi
Suami Korban Jambret Sleman Jadi Tersangka, Ini Kronologi Lengkap Hingga 2 Pelaku Tewas