NARASIBARU.COM - Sudah dua pekan Provinsi Jambi dilanda musibah banjir dan tanah longsor disebabkan intensitas air hujan yang terus meninggi.
Hal ini menyebabkan sembilan kabupaten dan kota di Provinsi Jambi terendam banjir dan tanah longsor, sembian kabupaten dan kota yakni Kerinci, Kota Sungai Penuh, Tebo, Bungo, Merangin, Salorangun, Batang Hari, Muaro Jambi bahkan Kota Jambi.
Tingginya intensitas hujan dan debit air yang terus naik tidak hanya menenggelamkan desa yang ada diprovinsi Jambi tapi juga akses jalan yang sering digunakan masyarakat juga ikut tenggelam.
Baca Juga: Depati Parbo, Pahlawan Asal Kerinci Yang Memiliki Ilmu Kebatinan
Banjir yang sudah mulai dari awal tahun ini mungkin akan menjadi banjir terbesar di Provinsi Jambi, namun tentu kita tidak bisa melupakan catatan yangada dalam sejarah.
Artikel Terkait
Bentrokan di Tambang Nikel IPIP Kolaka: Kronologi, Penyebab, dan Dampaknya
Korban Longsor Cisarua: 23 Marinir Tertimbun, 4 Meninggal Dunia | Update Evakuasi
Suami Korban Jambret Sleman Jadi Tersangka, Ini Kronologi Lengkap Hingga 2 Pelaku Tewas
Meteor Jatuh di Danau Maninjau: Fakta dan Penjelasan Polisi Terbaru