Menurut Adi, pernyataan Muzani yang juga menjabat sebagai Sekjen Partai Gerindra mengisyaratkan keprihatinan terhadap pola kerja menteri yang justru membuat polemik, salah satunya dalam kasus sengketa wilayah antara Aceh dan Sumatera Utara.
"Kalau mau jujur, sengketa seperti itu mestinya selesai di level kementerian. Tidak lucu kalau presiden harus turun tangan menyelesaikannya," tegasnya.
Adi menambahkan, pernyataan Muzani juga dimaksudkan untuk menjaga marwah pemerintahan Prabowo ke depan agar tidak tercoreng oleh ulah pembantu-pembantunya di kabinet.
"Setiap persoalan di kementerian seharusnya dituntaskan di level menteri. Jangan sampai justru membebani presiden," pungkas analis politik Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta itu.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Desakan Copot Dahnil Anzar: Aktivis Muhammadiyah Protes Ucapan Kasar ke Anwar Abbas
PBNU Kecam Dahnil Anzar: Pernyataan ke Anwar Abbas Dinilai Tak Beradab, Ini Kata Katib Syuriyah
Viral! Anies Baswedan Santai Ajak Foto Bareng Intel di Karanganyar, Responsnya Disoroti
Prabowo Ultimatum Koruptor: Jangan Nantang Gue Lo di Rakornas 2026