“Kalau sampai baik dan sempurna yang untung siapa? Masyarakat Jakarta. Bukan masyarakat Jatim, Jabar. Nah itu yang terlihat. Karena ada beberapa stadion yang dipakai untuk U-17 kan standar FIFA-nya harus terlewati,” terangnya.
Bagi Prasetyo, sejumlah fasilitas di JIS memang perlu diperbaiki, salah satunya adalah akses masuk penonton ke dalam stadion. Merujuk kejadian sewaktu konser Dewa-19 beberapa waktu lalu, persoalan akses masuk sempat dikeluhkan oleh pengunjung.
“Kalau saya lihat kemarin dan katanya masuk ke situ pas masuk keluarnya sulit contoh pas ada Dewa 19 saja. Itu kan menjadi salah satu contoh kekuatan kemampuan dari stadion itu kan sekitar 2.000 orang,” pungkasnya.
Sumber: inilah
Artikel Terkait
KKN Jokowi di UGM Dipertanyakan: Koordinator Klaim Tidak Kenal Namanya?
Rocky Gerung Kritik Sumbangan Rp17 Triliun ke BoP: Ironi dengan Bunuh Diri Siswa SD karena Tak Beli Buku
Prabowo Diminta Tuntut Erick Thohir Soal Dugaan Penyimpangan Aset BUMN
Analisis Motif Jokowi Bekerja Mati-Matian untuk PSI: Demi Gibran 2034 & Karier Kaesang?