Padahal ia mengatakan bahwa renovasi ini tak hanya terjadi di JIS. Bedanya tak ada yang mempolitisasi dari revitasisasi stadion-stadion tersebut. Satu-satunya yang sulit direnovasi adalah JIS.
"Giliran JIS pendukung Anies ga terima, ngamuk2 sampai mencaci maki presiden Jokowi hingga memfitnah pak Erick, akibatnya malah satu persatu kebohongan mereka terbongkar," tegasnya.
Chusnul mengatakan masyarakat akhirnya menjadi tahun sejumlah kebobrokan dari JIS. Hal ini berkat dari efek manuver dari Kubu Anies. Menurutnya jika mereka tak terkait soal politisasi renovasi, polemik hingga kemunculan sejumlah fakta menarik soal stadion itu tak mungkin terjadi.
"Coba dari awal tidak membawa olahraga ke politik mungkin gak akan seperti saat ini," ungkapnya dengan tegas.
Sementara itu, Kubu Anies Baswedan sendiri masih teguh dengan keyakinan adanya isu politis dari renovasi JIS. Pihaknya mengatakan bahwa apakah stadion itu sudah masuk standarisasi dunia atau tidak, tak boleh diputuskan sepihak oleh pemerintah, hal itu adalah wewenang dari FIFA.
Sumber: suara
Artikel Terkait
Desakan Pencopotan Dahnil Anzar: Kronologi Polemik Kata Cangkem ke Buya Anwar Abbas
Desakan Copot Dahnil Anzar: Aktivis Muhammadiyah Protes Ucapan Kasar ke Anwar Abbas
PBNU Kecam Dahnil Anzar: Pernyataan ke Anwar Abbas Dinilai Tak Beradab, Ini Kata Katib Syuriyah
Viral! Anies Baswedan Santai Ajak Foto Bareng Intel di Karanganyar, Responsnya Disoroti