Presiden Prabowo Diminta Evaluasi Menyeluruh UU Cipta Kerja Era Jokowi
NARASIBARU.COM - Presiden Prabowo Subianto mendapat desakan untuk melakukan evaluasi komprehensif terhadap Undang-Undang (UU) Cipta Kerja. Kebijakan yang diterapkan di era pemerintahan Joko Widodo ini dinilai gagal memenuhi janji awal dalam menarik investasi dan memperkuat industri dalam negeri.
Desakan tersebut disampaikan oleh Ekonom Dipo Satria Ramli. Menurutnya, UU Cipta Kerja menyimpan banyak masalah mendasar sejak pertama kali diterapkan.
"Kita sudah berjalan lima tahun, tidak ada tuh investasi, tidak ada tuh industri yang kita kuasai sampai hari ini. Yang ada baterai kita kalah, ini kita kalah. Jadi UU Cipta Kerja tidak menciptakan apa yang dijanjikan lima tahun lalu," ujar Dipo dalam keterangannya di kanal YouTube Forum Keadilan TV, Selasa, 6 Januari 2026.
Dipo mempertanyakan esensi pembentukan UU Cipta Kerja. Ia menduga regulasi ini lebih banyak menguntungkan kalangan pengusaha tertentu.
Artikel Terkait
Prabowo Kritik Elit Politik Hanya Nyinyir, Buktikan Swasembada Pangan 2025 Tercapai
Retret Kabinet Prabowo di Hambalang: Evaluasi Kinerja dan Uji Loyalitas Menuju 2026
Analisis Retret Kabinet Prabowo 2026: Tujuan, Evaluasi Kinerja, dan Uji Soliditas Koalisi
Partai Demokrat Laporkan 4 Akun Pendukung Jokowi ke Polda, Meski Sudah Minta Maaf