"Pemerintahan mendatang akan sangat berat membayar hutang yang ditinggalkan rezim Jokowi," tegasnya seperti yang dikutip dari @BuniYani, Minggu (16/7).
Ia juga menyebut hal ini tak hanya akan menjadi warisan yang berat untuk negara, tetapi juga untuk masyarakat dari Indonesia. Mereka harus berusaha untuk membayar utang yang telah ditinggalkan oleh pemerintahan sebelumnya.
"Hutang yang semakin menggunung tentu harus dibayar, tetapi soalnya kembali rakyat yang harus menanggungnya," jelasnya.
Diketahui, Kementerian Keuangan telah melaporkan posisi utang pemerintah per 30 April 2023. Setidaknya Indonesia tercatat memiliki utang sebesar Rp7.849,89 T. Hal ini diklaim masih dalam fase terkendali.
Sumber: suara
Artikel Terkait
Analisis Motif Jokowi Bekerja Mati-Matian untuk PSI: Demi Gibran 2034 & Karier Kaesang?
Desakan Pencopotan Dahnil Anzar: Kronologi Polemik Kata Cangkem ke Buya Anwar Abbas
Desakan Copot Dahnil Anzar: Aktivis Muhammadiyah Protes Ucapan Kasar ke Anwar Abbas
PBNU Kecam Dahnil Anzar: Pernyataan ke Anwar Abbas Dinilai Tak Beradab, Ini Kata Katib Syuriyah