Selain itu, kata akademisi Universitas Sahid Jakarta ini, jika dirunut pertemuan demi pertemuan antara Prabowo, baik dengan Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, dan Kaesang Pangarep, tampak terlihat terbuka.
"Ini menunjukkan Jokowi dan keluarganya secara naluri lebih sreg untuk memberikan dukungan kepada Prabowo, meskipun karena masih memiliki ikatan dengan PDIP ia belum menyatakan secara terbuka," jelas Saiful.
Saiful pun menilai, Jokowi saat ini dilanda dilema. Di satu sisi lebih memandang Prabowo-Erick adalah pasangan yang berpeluang memenangkan Pilpres 2024, namun di sisi yang lain PDIP telah mendeklarasikan Ganjar sebagai Bacapres.
"Jika situasi tersebut terus terjadi, sangat mungkin pada akhirnya terdapat perbedaan antara mulut dan hati Jokowi dalam pemberian dukungan. Bisa jadi di mulut Jokowi menyatakan dukungannya kepada Ganjar, namun di hati yang terdalamnya justru memberikan dukungan kepada Prabowo," pungkas Saiful.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Desakan Copot Dahnil Anzar: Aktivis Muhammadiyah Protes Ucapan Kasar ke Anwar Abbas
PBNU Kecam Dahnil Anzar: Pernyataan ke Anwar Abbas Dinilai Tak Beradab, Ini Kata Katib Syuriyah
Viral! Anies Baswedan Santai Ajak Foto Bareng Intel di Karanganyar, Responsnya Disoroti
Prabowo Ultimatum Koruptor: Jangan Nantang Gue Lo di Rakornas 2026