Tidak diperlukan pemanggilan Jokowi, kecuali PDIP ingin bunuh diri di 2024,” kata Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah, kepada Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu, Jumat (4/8).
Menurut pengamat politik jebolan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini, memanggil Jokowi dalam kapasitasnya sebagai kader yang mendukung Prabowo, justru akan menimbulkan reaksi dan gerakan baru kader PDIP untuk pendukung Menteri Pertahanan RI itu.
“Karena, saat ini sudah cukup banyak yang mengetahui kalau Jokowi cenderung ke Prabowo,” demikian Dedi Kurnia.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Desakan Pencopotan Dahnil Anzar: Kronologi Polemik Kata Cangkem ke Buya Anwar Abbas
Desakan Copot Dahnil Anzar: Aktivis Muhammadiyah Protes Ucapan Kasar ke Anwar Abbas
PBNU Kecam Dahnil Anzar: Pernyataan ke Anwar Abbas Dinilai Tak Beradab, Ini Kata Katib Syuriyah
Viral! Anies Baswedan Santai Ajak Foto Bareng Intel di Karanganyar, Responsnya Disoroti