Dengan begitu, Viva Yoga menyebut PAN tidak menutup kemungkinan membangun kerja sama politik kepada partai manapun, termasuk PKB.
"Jadi, masih relatif masih longgar, masih cair, dan tentunya juga akan segera diputuskan nanti. Sebelum tanggal 19 Oktober, tentunya itu seluruh partai politik sudah akan memutuskan pasangan calon yang akan diusung di pilpres 2024," ujar dia.
Persilakan PAN dan Golkar Gabung
Sebelumnya, Wakil Sekjen PKB Syaiful Huda mempersilakan Partai Golkar dan PAN bila ingin bergabung dalam atau KKIR. Namun, KKIR memiliki syarat tertentu.
Huda menekankan kedua partai tersebut harus patuh dengan syarat yakni menerima Ketua Umum PKB Cak Imin sebagai Cawapres untuk Prabowo Subianto.
"Sebagai teman sesama partai politik ya intinya kalau mereka maju sendiri monggo karena (Golkar dan PAN) juga sudah cukup kan 20 persen presidential threshold. Kalau mau gabung monggo, tapi semangatnya kami sudah Cak Imin, Pak Prabowo dan Cak Imin sudah duluan. Artinya, power sharing-nya ya di luar cawapres," tutur Huda di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (12/7/2023).
Sumber: suara
Artikel Terkait
Analisis Motif Jokowi Bekerja Mati-Matian untuk PSI: Demi Gibran 2034 & Karier Kaesang?
Desakan Pencopotan Dahnil Anzar: Kronologi Polemik Kata Cangkem ke Buya Anwar Abbas
Desakan Copot Dahnil Anzar: Aktivis Muhammadiyah Protes Ucapan Kasar ke Anwar Abbas
PBNU Kecam Dahnil Anzar: Pernyataan ke Anwar Abbas Dinilai Tak Beradab, Ini Kata Katib Syuriyah