NARASIBARU.COM - Menkopolhukam Mahfud MD memaklumi bila kritik masyarakat bermunculan terhadap Presiden usai Pemilu 2024. Menurutnya ini adalah dinamika yang normal terjadi.
Namun yang perlu diantisipasi adalah imbas dari kritikan tersebut. Jangan sampai kritik tersebut malah mengadu domba dan menimbulkan perpecahan.
“Mengontrol boleh, mengkritik itu boleh, tapi menimbulkan perpecahan yang menahun memanjang itu dari pemilu sekarang sampai pemilu berikutnya itu tidak boleh,” kata Mahfud dalam acara Forum Diskusi Sentra Gakkumdu di Surabaya, Jawa Timur, Selasa (8/8).
“Ingin saya katakan bahwa tidak ada manusia yang sempurna, semua calon pemimpin yang ada itu kalau dicari baiknya pasti ada, dicari jeleknya pasti ada,” lanjutnya.
Mahfud selalu memaklumi adanya oposisi dalam setiap masa kepemimpinan. Namun masyarakat harus paham bahwa penyelenggaraan pemilu adalah untuk memilih pemimpin yang disepakati bersama.
Artikel Terkait
Said Didu Bongkar Pertemuan 4 Jam dengan Prabowo: Sepakat Hancurkan Oligarki & Geng SOP
Strategi Politik Jokowi 2029-2034: Dukungan ke PSI Kaesang & Gibran
Kritik Dokter Tifa: Jokowi di Rakernas PSI Dinilai Playing Victim, Ini Analisis Lengkapnya
Prabowo Subianto Temui Siti Zuhro & Susno: Pertemuan Malam Bahas Pemilu dan Hukum