NARASIBARU.COM -Pengamat politik Rocky Gerung menyayangkan elite politik di Indonesia yang kerap mencari dan memanfaatkan peluang untuk menjegal lawan politik, dibandingkan adu argumen tentang ide-ide.
"Politik kita itu tidak pernah tiba pada pertengkaran ide, yang ada adalah mengintip peluang untuk menjegal seseorang," kata Rocky dalam pernyataannya, dikutip Liberte Suara, Jumat (11/8/2023).
Pasalnya, lanjut Rocky, penjegalan dilakukan tidak atas dasar argumentasi yang kuat, tetapi hanya semacam menunggu momentum politik.
"Kalau dia dijegal karena berbeda sudut pandang ya oke, tapi ini kan dijegal karena momentum politik," ujarnya, menambahkan.
Dia melanjutkan, dalam konteks korupsi misalnya, tindakan melawan hukum yang merugikan negara secara materiil itu seolah ditegakkan dengan sungguh-sungguh. Padahal, yang terjadi tidak seperti itu.
Artikel Terkait
Kontroversi Ijazah Jokowi: Rektor UGM Sebut 2 Tanggal Lulus Berbeda, Mana yang Benar?
Reshuffle Kabinet Prabowo: Strategi Lepas dari Geng Solo dan Bayang-Bayang Jokowi?
Reshuffle Kabinet Prabowo 2026: Menlu Retno Marsudi & Menko PMK Muhadjir Effendy Diganti?
Reshuffle Kabinet Prabowo: Calon Wamenkeu Juda Agung hingga Rotasi Menlu Sugiono