“Artinya PDIP terbuka menjalin komunikasi dengan berbagai pihak,” sebut Hendrawan, kepada Rakyat Merdeka, kemarin.
Menurut dia, komunikasi harus dibangun demi kepentingan yang lebih besar, kepentingan bangsa dan negara. Dia pun mengapresiasi pertemuan Puan dan Luhut.
“Politik gotong royong, gotong royong politik!,” katanya.
Sementara, Direktur Eksekutif Trias Politik Strategis, Agung Baskoro mengatakan, Luhut merupakan sosok pejabat yang paling berpengaruh di era kepemimpinan Jokowi. Di tangan Luhut, semuanya serba bisa.
“Secara personal, Luhut itu sosok yang dipercaya Presiden Jokowi,” imbuh Agung, kepada Rakyat Merdeka, kemarin.
Luhut, lanjut Agung, bisa berkomunikasi dengan internal Golkar karena termasuk salah satu politisi senior di Beringin.
“Dengan dibuka saluran komunikasi ke Luhut, harapannya Puan bisa merajut kepentingan PDIP dengan baik kepada Golkar sekaligus Jokowi,” papar Agung.
Menurut dia, langkah Puan ini juga memperlihatkan dia semakin dewasa dalam bepolitik. “Puan sedang membuka kebuntuan komunikasi di PDIP,” tukasnya.
Sumber: rmid
Artikel Terkait
Analisis Motif Jokowi Bekerja Mati-Matian untuk PSI: Demi Gibran 2034 & Karier Kaesang?
Desakan Pencopotan Dahnil Anzar: Kronologi Polemik Kata Cangkem ke Buya Anwar Abbas
Desakan Copot Dahnil Anzar: Aktivis Muhammadiyah Protes Ucapan Kasar ke Anwar Abbas
PBNU Kecam Dahnil Anzar: Pernyataan ke Anwar Abbas Dinilai Tak Beradab, Ini Kata Katib Syuriyah